Kumpulan Lirik Lagu Bob Dylan Dibukukan

Satu lagi koleksi tentang Bob Dylan akan menyapa para penggemarnya. Seluruh lirik lagu sejak album pertama penyanyi legendaris Amerika Serikat tersebut akan diterbitkan dalam sebuah buku setebal 960 halaman.


Untuk mendapatkan buku berjudul The Lyrics: Since 1962 ini, para penggila Bob Dylan harus merogoh kocek sebesar US$ 200 atau sekitar Rp 2,4 juta.


Menurut penerbit buku ini akan dikemas sedemikian rupa dengan berat sekitar 61 kilogram. Selain seluruh lirik lagu Bob Dylan sejak album pertama, lirik lagu yang diperbaiki sendiri oleh Bob juga akan dicantumkan di dalamnya. Tak hanya itu seluruh sampul album Bob Dylan juga ditampilkan di buku ini.


“Ini adalah buku terbesar dan buku termahal yang pernah kami terbitkan,” kata Jonathan Karp, kepala penerbit Simon&Schuster yang menerbitkan buku ini seperti dilansir dari Telegraph.


Sementara itu bagi penggemar berat Bob Dylan di seluruh dunia, pihak penerbit telah menyiapkan edisi spesial yang ditandatangani sendiri oleh musisi berusia 73 tahun ini. Rencananya buku yang bertandatangan Bob Dylan akan dijual US$ 5 ribu, sekitar Rp 61 juta.


Christopher Rick, penulis buku Dylan’s Visions of Sin (2003) didapuk menjadi editor buku ini. Kabarnya Bob Dylan sendiri tidak terlibat apapun dalam proses penerbitan buku, namun Rick enggan mengatakan lebih jauh mengenai keterlibatan musisi gaek tersebut. (utw/utw)


Via [CNNindonesia]



From : AcehFame.com

Jadi Miliarder Tidak Selalu Menyenangkan?

Melihat kehidupan para konglomerat dengan harta berlimpah ditambah berbagai fasilitas mewah tentu membuat banyak orang merasa iri. Tapi siapa bilang jadi miliarder itu selalu menyenangkan?


Mengutip laman Business Insider, Senin (13/10/14), pendiri Y Combinator, perusahaan penyedia dana dan masukan bagi para pengusaha baru, Paul Graham mengatakan, beberapa miliarder belum tentu bahagia dengan kehidupannya. Sebagai contoh, Mark Zuckerberg dan Larry Page yang memiliki harta miliaran dolar AS.


Menurutnya, kekayaan para miliarder yang justru membuatnya sulit merasa bahagia. Graham menjelaskan, para miliarder akan kesulitan menikmati kegiatan hariannya atau melakukan berbagai hal menyenangkan secara mendadak seperti kebanyakan orang pada umumnya.


“Mark Zuckerberg tak akan pernah bisa bebas berada di negara lain. Dia memang dapat melakukan banyak hal yang tidak bisa dilakukan orang lain seperti menyewa pesawat pribadi untuk mengantarnya berkeliling dunia. Tapi kesuksesan telah merenggut banyak kejutan menyenangkan dari hidupnya,” papar Graham.


Lantas dia juga membahas kehidupan pengusaha terkenal CEO Google Larry Page. Tentu saja bagi kebanyakan orang, kehidupan Page mungkin sangat mengagumkan dan kita, bahkan membuat iri.


Tapi bayangkan saja, di usia 25 tahun dia telah memusatkan seluruh pikiran dan tenaganya untuk membangun bisnis. Setiap hari ada saja persoalan yang terjadi di kerajaan Google yang hanya bisa diselesaikan sang CEO.


Page, sebagai CEO yang harus menuntaskannya. Kehidupan Page tampak tak bisa lepas dari berbagai urusan bisnis, yang kini terus ia geluti.


Tekanan berikutnya, para miliarder tampak tak pernah bisa kelihatan takut karena akan menghilangkan rasa simpati dari masyarakat. (ND Wahyuni)


Via [Liputan6.Com]



From : AcehFame.com

5 Jenis Makanan yang Paling Tidak Sehat

Ada beberapa makanan yang dikategorikan sebagai makanan paling sehat di dunia yang baik untuk kesehatan kita, dan sudah pasti ada juga yang sebaliknya, yaitu makanan dengan predikat sebagai makanan paling tidak sehat yang sebaiknya Anda hindari.


Sayangnya, beberapa makanan tak sehat tersebut justru yang paling diminati dan lebih sering kita konsumsi meskipuan sudah ada banyak yang tahu efek buruknya. Dilansir Magforwoman, berikut ini beberapa jenis makanan yang diberi predikat sebagai makanan paling tidak sehat. Mau tau?


1. Junk food. Bagian yang paling sangat disayangkan adalah saat mengetahui bahwa junkfood, makanan yang digemari hampir setiap orang berada di peringkat teratas sebagai makanan paling tidak sehat. Junk food, seperti kentang goreng, burger, pizza, dan fried chicken dengan tumpukkan keju dan mayones, serta lemak-lemak lainnya sudah pasti tidak sehat.


Jika sulit menahan godaan, boleh menikmatinya namun jangan terlalu sering dan seimbangkan dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat, bergizi dan bernutrisi.


2. Daging yang diproses. Ketika ada daging segar di pasar, mengapa harus membeli daging kemasan yang melalui proses. Daging yang telah diproses dengan tambahan bahan kimia, seperti sosis, nugget, dan lainnya bisa memberikan dampak buruk untuk kesehatan, seperti menyebabkan kanker dan lainnya.


3. Makanan dari tepung halus. Makanan dari tepung halus, seperti donat, cake, pasta, mie, dan lainnya memang terlihat tak menyehatkan, namun sering kali kita tidak sadar akibat buruk jika mengonsumsinya setiap hari. Gantilah dengan makanan dari tepung gandum untuk mengurangi resiko penyakit jantung.


4. Susu. Kita selalu dihadapkan dengan persepsi bahwa susu sangatlah baik untuk kesehatan. Tapi itu berlaku jika Anda mengonsumsi susu yang rendah lemak atau dengan skim. Susu rendah lemak bisa mengurangi hal-hal buruk dan menambah kalsium serta vitamin D.


5. Snack kering kemasan. Snack kering di dalam kemasan mungkin menjadi favorit yang bisa menemani waktu santai. Sayangnya, snack-snack di kemasan inilah yang bisa mengakibatkan dampak buruk, salah satunya adalah obesitas. Belum lagi snack-snack tersebut terdiri dari lemak jenuh dan juga MSG.


Kalau begitu, tidak salah jika Anda mulai sekarang mencoba lebih selektif dalam memilih apa yang di makan dalam keseharian. Kurangi konsumsi makanan di atas dan ganti dengan yang lebih sehat (ctr/elz)


Via [Dreamersradio]



From : AcehFame.com

Sang Gajah yang Terikat

Ketika sahabat saya sedang melewati gajah, ia tiba-tiba berhenti, bingung dengan makhluk-makhluk besar yang diikat oleh tali kecil pada kaki depan mereka. Gajah tidak dirantai, juga tidak dikandang. Sudah jelas gajah bisa melepaskan diri kapan saja dari tali yang mengikat gajah tersebut. Teman saya bertanya ke pelatih yang ada didekatnya, kenapa hewan-hewan besar (gajah) itu tidak berusaha melarikan diri, padahal itu adalah sangat mudah untuk gajah lakukan.


“Yaps,” kata pelatih gajah, “ketika gajah-gajah itu masih sangat muda dan jauh lebih kecil, kami mengikat gajah tersebut menggunakan tali ukuran kecil yang pada usia saat itu cukup untuk menahan gajah tersebut. Ketika gajah itu tumbuh, gajah- gajah itu dikondisikan untuk percaya bahwa gajah tersebut tidak dapat melepaskan diri dari ikatan itu. Gajah itu percaya bahwa tali yang kecil itu masih bisa menahan mereka, sehingga gajah-gajah tersebut tidak pernah mencoba membebaskan diri.


So sahabat saya kagum. Gajah ini bisa setiap saat melepaskan diri dari ikatan mereka tetapi karena mereka percaya bahwa mereka tidak bisa, mereka berdiam diri. Gajah tersebut terjebak dengan apa yang mereka percayai.


***


Seperti halnya sang gajah, berapa banyak dari kita menjalani hidup tergantung pada keyakinan bahwa kita tidak bisa melakukan sesuatu, hanya karena kita gagal sekali sebelumnya? Kita telah tumbuh lebih dewasa, paling tidak telah bertambah usia dan pengalaman hidup. Jadi mari kita coba ulangi apa yang kita takut karenanya, bukan untuk gagal lagi, tetapi untuk menutup ketakutan dengan keberhasilan.


Gagal meyakinkan diri untuk mencoba lagi, adalah kegagalan yang sesungguhnya


Anda mungkin pernah gagal dalam berjuang, tetapi tidak ada kata gagal dalam perjuangan. Cobalah sahabat.. [resensi.net]



From : Aceh Fame

Mahasiswa Luncurkan Produk Es krim Jagung

Sejumlah mahasiswa Politeknik Gorontalo akhirnya meluncurkan sebuah produk hasil kreatifitasnya yakni es krim berbahan dasar jagung.


Lima mahasiwa Jurusan Teknologi Hasil Pertanian yakni Srizein Nuntulelo, Zikran Mbuti, Sri Nangsih Batalipu, Zein Antula dan Royzal Putra Kandow berinisiatif mengolah jagung karena bahan bakunya mudah diperoleh dan memberi pilihan kepada konsumen yang tidak bisa mengonsumsi susu sapi.


“Selain itu, bahan bakunya murah, bergizi dan rasanya cocok untuk es krim. Kami memilih jagung manis karena lebih cocok dibanding jenis lainnya,” kata Zein, Selasa (30/9).


Berawal dari percobaan di laboratorium, para mahasiswa ini berhasil memproduksinya dalam skala kecil yang dipasarkan di dalam dan luar lingkungan kampus.


Proses pembuatannya diawali dengan merebus enam tongkol jagung selama 35 menit, kemudian setelah matang dipisahkan dari tongkolnya dan diblender bersama air. Hasilnya kemudian disaring untuk memisahkan ampas jagung.


Susu jagung yang dihasilkan lalu dicampur dengan santan, diaduk dengan alat mixer selama 15 menit. Adonan itu selanjutnya dimasukkan ke wadah es krim dan didinginkan dalam lemari es.


“Kami tidak menggunakan gula, pemanis maupun pewarna makanan sehingga es krim ini sehat dan aman bagi segala jenis usia,” tambahnya.


Dengan proses pembuatan yang memakan waktu tak lebih dari dua jam serta bahan dasarnya yang minim, para mahasiswa ini mampu meraup keuntungan sebesar 30 persen dari hasil penjualan.


“Kami ingin memproduksi dalam skala besar atau membagi resep ini kepada warga, untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah di Gorontalo,” kata Zikran.


Selain es krim, mahasiswa jurusan ini juga memproduksi susu jagung, bakso akar pisang, martabak singkong hingga jahe instan. [Antara]



From : Aceh Fame
 
Copyright © Talasiah.blogspot.com - All Rights Reserved
Term of Service - Privacy Policy - Disclaimer
Craeted by : The Aceh Media Inc.